Report : Makrab Genshiken ITB 2016

blog

(photo by Rivary F.)

—————————-

Februari. Sebuah bulan yang dijunjung berbagai kalangan sebagai bulan yang tak terpisah dari rasa kasih dan sayang. Tak sedikit entitas yang telah dan tengah berbunga akan momen indah terkait kedekatan dan rasa persaudaraan yang terukir manis di bulan ini, tak terkecuali para staff dalam tubuh internal Genshiken ITB yang notabene baru saja saling semakin terikat satu sama lain melalui rangkaian acara Malam Keakraban (Makrab) Genshiken ITB 2016 yang bertempat di Simply Homy Guest House (Jl. Jakarta) pada Sabtu (13/2) hingga Minggu (14/2) lalu.

Seremoni malam keakraban sesungguhnya bukanlah hal yang baru bagi Genshiken ITB – rangkaian acara pemererat keakraban sejatinya telah menjadi acara tahunan bagi para staff Genshiken ITB angkatan termuda selaku ‘andil besar’ keorganisasian pertama suatu angkatan yang baru dilantik. Meskipun demikian, tak dapat dipungkiri acara keakraban internal tahun ini turut dilingkupi oleh nuansa yang agak berbeda mengingat bertepatannya tanggal pelaksanaan malam keakraban ini dengan momen tertentu yang identik dengan romansa.

Adalah Rivary Finan – staff Genshiken ITB ’15 yang kini tengah menjejak perkuliahan di FMIPA ITB – yang kali ini bertestimoni mewakili pihak panitia selaku koordinator panitia dan event. Menurutnya, tanggal 13-14 Februari sengaja dipilih oleh panitia utamanya bukan karena faktor momen, namun lebih karena faktor jadwal yang dirasa memang paling ideal.

“Tadinya makrab ini ingin dilakukan awal Februari,(tanggal 30-31 Januari atau 6-7 Februari), tapi karena bertepatan dengan ITB Day, akhirnya diundur jadi tanggal 13-14 Februari,” ketik Rivary ketika diwawancarai langsung secara online.

Rangkaian acara dalam event ini sendiri lebih banyak dititikberatkan pada acara-acara yang membutuhkan interaksi antar banyak peserta, semisal sesi tutorial Bang! (dan berbagai card game lainnya), pengumuman pemenang acara penghargaan internal Genshiken Awards 2016, serta sesi permainan Werewolf massal yang melibatkan hingga lima puluh orang lebih per sesinya. Tak ketinggalan, masih dalam kerangka berbagi kasih, para staff wanita turut melimpahkan ‘rasa cinta’ mereka melalui pembagian coklat handmade yang telah dipersiapkan sehari sebelumnya kepada rekan-rekan staff yang beruntung.

Menurut saya sendiri sih makrab tahun ini sangat seru terlepas dari berbagai ekspektasi dan rencana yang tidak terwujudkan. Setelah makrab saya jadi lebih kenal dengan senior-senior Genshiken,” tutur Rivary kala diminati pendapat singkatnya.

Keseluruhan rangkaian acara secara garis besar tergolong sukses, terutama dengan berlimpahnya gelak tawa dan atmosfer positif buah suka cita yang tumbuh melalui kebersamaan. Seraya menutup sesi wawancara singkatnya, Rivary turut berujar bahwa goal akhir yang ingin dicapai melalui adanya acara malam keakraban ini adalah “tentu agar tali silaturahmi antar anggota (Genshiken ITB) semakin erat”.

Dengan telah terwujudnya tujuan utama tersebut, para staff angkatan 2015 selaku penyelenggara acara keakraban – layaknya angkatan-angkatan terdahulu pada tahun-tahun sebelumnya – diharapkan kini secara tidak langsung telah memiliki bekal keorganisasian yang mumpuni untuk menyelenggarakan acara-acara di bawah panji Genshiken ITB dengan skala yang lebih besar ke depannya. Pada akhirnya, tak dapat dipungkiri, pengalaman ini sedikit banyak akan berperan instrumental dalam kesuksesan pagelaran GenFest 2016 – acara besar Genshiken ITB tahun ini – ke depannya.

(artikel oleh Zakaria S. Laksmana / Nivalyx, G ’13)

—————————-

makrab 2016_blog