[Review] Nintendo Switch is Here!

Ya, benar sekali! Nintendo Switch, console hybrid yang paling ditunggu para gamers ini baru saja dirilis di Indonesia sejak bulan Maret yang lalu. Oh, ya, untuk kamu yang belum tahu, Nintendo Switch adalah sebuah console produksi Nintendo yang kamu bisa mainkan kapan saja, di mana saja. Karena dengan desain hardwarenya, Nintendo Switch ini dapat menyesuaikan diri dalam berbagai kondisi pemainnya. Misalkan saat bersantai di ruang keluarga, kamu bisa mengintegrasikannya dengan TV dan memainkan gamenya bersama keluarga dengan puas dari layar TV. Bagaimana saat bepergian? Tenang, kamu juga dapat membawa dan tetap memainkan Nintendo Switch layaknya console portable seperti nintendo gameboy, atau PSP. Keren sekali, bukan?

Nah, pada kali ini, salah satu sahabat kita, Yoga Aulia (G 14′) punya opini berdasarkan pengalamannya sebagai user Nintendo Switch. Yuk, kita simak!

Admin:
Yog, emangya apa aja poin plus dari Nintendo Switch?

Yoga:
1. Paling pertama, pastinya karena suka desainnya inovatifnya yang bisa dimainin di mana pun (tempat tidur, kelas, dan, ya.. wc sekalipun)

2. Bisa dimainin dengan tangan terpisah dari layarnya, enak dan ga statis. Gue pernah main 8 jam straight dan gak pegel.

3. Ada fitur autosleep, bro. Jadi, kalau baterainya habis, saving nya gak akan hilang dan akan lanjut di tempat terakhir begitu di-charge.

4. Motion capturenya bagus untuk main 1 2 switch dan saat pakai panah di zelda.

5. Console portable pertama dengan kualitas 720p, dan frameratenya juga jarang drop.

6. Sangat support untuk main multiplayer. Saran, sih, beli bundle mario kart. Bisa main berdua tanpa add-on lagi.

7. Ringan banget, bro.

8. Game-game kedepannya cukup promising, sih.

Admin:
Keren uga. Tapi pastinya tetep punya kekurangan, dong?

Yoga:
Ya, kekurangan tetep ada, sih.

1. Karena console baru, pastinya gamenya masih sedikit.

2. Pas docking, kalau ga hati-hati bisa mudah tergores.

3. Joy-con strapnya keras, kadang takut pas cabutnya.

4. Stand-nya lemah. Kalau permukaannya sandarannya empuk, dia bakal jatuh.

5. Kalau lagi docking, joycon sebelah kiri ga tahan lebih dari 1 meter

6. TV modenya baru sampai 1080p, kalah sama PS4 dan Xbox One

7. Masih mahal di Indo.

Nah, begitulah opini kilas tentang Nintendo Switch dari Yoga.
Kalau kamu juga tertarik untuk cobain console yang satu ini, maka pastinya poin no 7 di atas perlu kamu pertimbangkan juga. Karena di Indonesia, Nintendo Switch memang masih dijual dengan harga sekitar 6 juta-an. Bagaimana? Masih tertarik?

-FA

Comment is closed.